• MTS NEGERI 1 PATI
  • Berkarakter

ARGUMEN SYETAN SETELAH YAUMUL HISAB

Keterangan ini terdapat dalam Surat Ibrahim ayat 22, yang artinya:

“Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.”

Ini adalah sebuah keterangan ghaib yang diberikan Allah kepada kita semua, sebuah kejadian yang berasal dari dunia ghaib baik waktunya maupun pelakunya. Pertama, tentang kejadian yang belum terjadi karena masih amat sangat lama kejadian itu, tetapi kita sudah bisa mengetahuinya. Untuk apa berita ini disampaikan untuk kita? Tentu agar kita mampu mengantisipasi agar berhati-hati dan introspeksi diri. Dan kedua, tentang pelakunya yang selama ini tidak pernah kita lihat tapi ternyata itu nyata ada dan mempengaruhi perilaku kita. Kalau ada orang yang tidak mempercayai adanya syetan dan godaannya, tentu dia telah mengingkari perkataan Allah yang kita sifati Maha benar dalam Segala FirmanNya.

Baiklah, ada beberapa poin penting dari perkataan syetan dalam ayat tersebut;

  1. Janji Allah itu benar. Ini sebuah pengakuan yang dibuat syetan sendiri bahwa Allah menjanjikan sesuatu yang benar, yang saat di dunia selalu dibisikkan syetan kepada pikiran kita agar kita meragukan janji itu dengan segala macam argumen yang membuat kita kadangakala tidak sadar mentertawakan janji itu. Kadang kita mendengar dari teman ngobrol kita saat kita bicara tentang janji Allah baik itu surga neraka maupun tentang pahala dan dosa, dia berkata,”halah koyok ngerti”. Ini kata-kata ringan yang kadang kita tertawa karena disampaikan dengan gaya santai, tapi itu mampu mengikis kepercayaan kita kalau sering terdengar. Ini membayakan keimanan. Artinya, perkataan Allah jangan jadikan bawan candaan.
  2. Syetan mengingkari janjinya. Sebuah harapan dan argumen yang mengarah kepada sesuatu yang enak, nyaman yang bertentangan dengan ketentuan Allah, hampir dipastikan sebuah harapan dan argumen yang salah, meskipun kelihatannya benar dan akan mendatangkan kebaikan. Kita harus mewaspadai argumen-argumen serupa yang mendorong pikiran dan prilaku kita untuk meninggalkan kewajiban yang Allah tetapkan bahkan yang Allah sunnahkan sekalipun. Itu argumen yang merusak amal kita. Kalau amal kita sudah mulai rusak, maka akan diikuti oleh kerusakan amal-amal yang lain.
  3. Syetan itu sebenarnya lemah. Syetan hanya sekedar memberi bisikan atau ide dalam pikiran kita, lalu karena kelemahan kitalah kemudian kita mengikuti ide itu. Jadi, di sini bukannya syetan itu hebat karena mampu mempengaruhi kita, tetapi lebih karena kitalah yang lemah karena tidak mempercayai Allah sepenuhnya. Ide dan argumen itu seakan-akan sebuah kebenaran, tapi itu kebenaran kosong. Makin kita jauh dari Allah, maka makin lemahlah keyakinan kita kepada nasehat dan peringatan Allah. Makin lemah kita terhadap keyakinan Allah, artinya kita makin tidak kenal Alllah. Makanya Rasul menganjurkan kita agar kita kumpul dengan “wong sholeh” , karena mereka yang mampu mengenalkan kita kepada Allah.
  4. Syetan minta agar kita tidak menyalahkannya. Dia tahu betul, bahwa setelah perhitungan amal selesai, orang-orang yang mengikuti syetan PASTI akan minta kepada syetan untuk membantu mereka mengatasi masalah besar yang akan dihadapi. Dan itu PASTI akan dilakukan oleh para pengikut syetan, pengikut hawa nafsu, meskipun saat kita mengikuti syetan saat ini kita tidak menyadarinya, atau tidak menyengaja. Untuk itu kita harus mulai sadar, apakah kita akan mengikuti syetan atau mengikuti Allah dan RasulNya. Selama ada keraguan terhadap perkataan, sifat dan perbuatan Allah terhadap kita, maka waspalah bahwa bisikan syetan mulai masuk dalam pkiran dan hati. Segera mengucap bacaan ta’awudz dengan ikhlas dan penuh rasa.
  5. Syetan tidak pernah membenarkan kita menyekutukan Allah. Nah, ini pernyataan yang sangat mengejutkan. Saat kita mulai meragukan janji dan perbuatan Allah, biasanya kita akan beralih kepada makhluk Allah, baik berupa benda ataupun manusia. Kita merasa bahwa benda, manusia bahkan diri sendiri, inilah yang mampu menolong kita, Allah sama sekali tidak punya peran dalam suatu perkara yang sedang kita hadapi. Memang kita diperintahkan untuk ikhtiyar, tapi ikhtiyar itu jangan kebablasan, kalau aku tidak berbuat begini, tentu masalah tidak akan selesai, kalau bukan karena obat ini, tentu penyakitku tidak akan sembuh, dan sebagainya. Sikap semacam ini banyak sekali kita temui dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh kita sendiri maupun oleh orang sekitar kita. Ini sebuah kesalahan besar.
  6. Semua dholim pasti akan mendapatkan siksa yang pedih. Ini juga agak aneh, dia yang membuat kita ragu terhadap pedihnya siksa neraka, ee malah dia bilang sendiri bahwa siksa Allah itu pedih. Jadi apa yang dibisikkan ke kita tidak lain hanyalah sebuah provokasi belaka, yang tidak sesuai dengan keyakinan syetan itu sendiri. Celakanya lagi, kita yang semula yakin kok malah menjadi ragu, terus ini gimana? Kita yang selama menomorsatukan logika, eee, malah kita sendiri hidup dengan prilaku yang tidak masuk akal. Makanya syetan nyebut kita sebagai wong dholim. Aneh yaa???

Inilah paling beberapa pelajaran yang dapat kita jadikan peringatan diri kita sendiri meski hanya setetes empun pengetahuan dari satu ayat Allah. Inipun akan sangat berharga kalau Allah menurunkaan rahmatNya kepada kita saat kita membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat. (Ref. Nur muhsin)

Komentar

Analisa yang bagus, mengurai masalah secara tajam dan mendalam. Ada beberapa poin yang kurang diperhatikan khalayak diungkap dalam tulisan ini. Plus kerendahan hati penulisnya, bahwa hanya rahmat Allah lah yang bisa membuka dan mencerahkan pikiran dan hati msnusis. Barakallah. Amiiin.

Semoga kita semua terhindar dari godaan syetan dan tidak menganut sifat-sifat syetan yg menyekutukan Allah amin...????

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Awali 2021, Tiga Siswa MTsN 1 Pati Juarai NTOC

PATI-Di awal tahun 2021, tiga siswa MTsN 1 Pati kembali berprestasi di ajang National Topaz Online Competition (NTOC) Chapter 2. Mereka adalah Qeis Rashidan Faozal (juara 3 matematika l

21/01/2021 10:56 WIB - Administrator
Produktif Berliterasi di Masa Pandemi

(Guru MTsN 1 Pati Penulis Buku dan Artikel Populer) Pati - Masa pandemi tidak menghalangi sebagian orang untuk tetap produktif, termasuk salah satu guru MTsN 1 Pati, Henny Nurhasanah. W

18/01/2021 17:09 WIB - Administrator
Dua Siswa MTsN 1 Pati Sabet Medali MOC

Pati - Penghujung tahun 2020 menjadi momen indah bagi MTsN 1 Pati, pasalnya dua siswa berhasil menyabet medali dalam ajang Mathematics Olympiade Contest (MOC) 2020 3rd edition. Ajang ko

04/01/2021 13:06 WIB - Administrator
Peringati HAB ke-75, MTsN 1 Pati Bersama LP Ma’arif Gelar KSB Nasional

Pati - Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama Republik Indonesia, MTsN 1 Pati dan LP Ma’arif Kabupaten Pati menggelar Kompetisi Sains dan Bahasa (

01/01/2021 08:21 WIB - Administrator
Prestasi Tak Pernah Libur, Siswa-siswi MTsN 1 Pati Sabet Juara Difest dan MTQ

Pati-Di tengah libur semester gasal tidak membuat prestasi MTsN 1 Pati ikut libur. Pasalnya Muhammad Ilham Herawan Saputra siswa MTsN 1 Pati kembali torehkan prestasi gemilang di ajang

01/01/2021 08:15 WIB - Administrator
Pejuang Madrasah Terima Bansos dari DWP dan UPZ Kemenag Pati

Pati - 10 pejuang MTsN 1 Pati memperoleh bantuan sosial (Bansos) peduli covid-19 dari Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kabupaten Pati, Senin (28/12). Pemberian Bansos ini dalam rangka me

01/01/2021 08:10 WIB - Administrator
Belasan Guru dan Siswa MTsN 1 Pati Borong Medali Olimpiade Sains dan Bahasa

PATI – Sejumlah 5 guru dan 11 siswa MTsN 1 Pati kembali memborong medali. Mereka menyabet medali dalam dua ajang berbeda yaitu 5 guru dan 10 siswa dalam Olimpiade Pahlawan Sains I

02/12/2020 18:03 WIB - Administrator
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Sains dan Bahasa Asing, MTsN 1 Pati Gandeng Perguruan Tinggi

Pati - MTsN 1 Pati menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara melalui penandatanganan Memorandum of Understandi

30/11/2020 08:40 WIB - Administrator
Perspektif Guru Sejati dalam Peringatan HGN 2020

PATI-Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang ke-75, MTsN 1 Pati menggelar upacara terbatas pada Rabu (25/11). Upacara yang digelar di aula madrasah hanya diikuti oleh guru dan

26/11/2020 07:51 WIB - Administrator
Jelang HGN, Guru Madrasah Diuji dan Dimonitor

Pati - Konsultan Komponen 3 Proyek REP-MEQR Kemenag RI, Fakhruddin Karmani melakukan monitoring hari terakhir pelaksanaan AKG, AKK, dan AKP di MTsN 1 Pati, Sabtu (21/11). Dirinya menje

23/11/2020 09:46 WIB - Administrator